Mengenal IP Camera atau IP CCTV berbasis TCP/IP

IP Camera – IP CAM adalah Camera yang menggunakan teknologi Internet Protokol atau disebut juga dengan protokol TCP/IP. IP Camera juga di sebut sebagai IP CCTV serta dipakai secara luas pada system monitoring modern baik mulai skala kecil hingga skala besar dan kompleks. Koneksi live view IP Camera melalui PC maupun Smartphone lebih mudah dan kualitas gambar yang dihasilkan terjamin bebas noise atau interverensi.

IP Camera biasa di sebut dengan IP CAM dan CCTV yang menggunakan IP CAM ini di sebut dengan IP CCTV. CCTV sendiri adalah kepanjangan dari Closed Circuit Television System berfungsi mengontrol semua kegiatan secara visual (audio visual) pada area tertentu yang dipasang suatu alat berupa kamera. Yang fungsinya secara lansung dapat mengawasi dan mengamati serta merekam kejadian di suatu tempat, ruangan atau area tertentu.

Tujuan dari setiap orang menggunakan CCTV adalah untuk memantau daerah yang luas dan mungkin jauh dari suatu lokasi yang sulit di control dan dijangkau pada saat waktu yang bersamaan. CCTV diharapkan dapat mencegah kejahatan besar, karena sebagai pelaku kejahatan mengetahui resiko yang lebih besar kemungkinan mereka akan di identifikasi. Daerah yang kurang atau tidak ada CCTV mungkin akan lebih berisiko kejahatan. Jika kehadiran CCTV tidak menghalangi pelaku maka diharapkan akan menangkap informasi yang cukup untuk membantu dengan penyelidikan polisi untuk mengungkap kejahatan.

Kelebihan IP Camera / IP CCTV dibanding CCTV Analog

  • IP camera memiliki cakupan bidang pandang yang relatif lebih luas dan dapat config/di setting melalui Web-App nya.
  • Instalasi IP camera lebih ringkas dengan menggunakan kabel LAN Cat 5 atau 6 dan tersedia pula IP camera berbasis wireless atau nirkabel.
  • Koneksi live view IP CAM melalui PC maupun Smartphone lebih mudah dan kualitas gambar yang dihasilkan terjamin bebas noise atau interverensi.
  • IP camera tidak menggunakan DVR Analog. IP camera terkoneksi keperangkat bernama switch yang disambungkan ke network video recording (NVR). Untuk saat ini sudah tersedia IP camera yang stand alone dimana IP Camera memiliki media penyimpanan sendiri berupa memory card.
  • Karena menggunakan teknologi Internet Protokol (disebut juga dengan protokol TCP/IP). IP Camera dapat dipakai secara luas pada system monitoring modern baik mulai skala kecil hingga skala besar dan kompleks.
  • Rekaman videonya dilindungi oleh enkripsi, sehingga lebih aman dibanding type analog. Walaupun relatif lebih aman dari CCTV analog bukan berarti IP Camera aman 100%, mengoptimalkan desain intalasi dan kemampuan setting berbagai fiture mode perlindungan dapat meminimalisir resiko di hacking pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kelemahan IP Camera / IP CCTV dibanding CCTV Analog

  • Dalam instalasinya perlu memperhatikan ketersediaan jaringan internet serta kemampuan dalam memanage bandwidth yang cukup besar, terutama ketersedian bandwidth pada jaringan local (LAN) dan kemampuan mengelola jaringan berbasis TCP/IP.
  • Harga perangkat dan jasa instalasi yang relatif lebih mahal dibanding CCTV analog.
  • Karena sinyal gambar melalui beberapa proses enkoder dan dekoder, tampilan live IP Camera terdapat delay walaupun tidak signifikan.

Teknologi POE – Power Over Ethernet Pada IP Camera atau IP CCTV

Teknologi PoE – Power over Ethernet digunakan sebagai power supply untuk remote device melalui port ethernet di jaringan. Dengan alasan yang paling utama adalah kemudahan instalasi perangkat tanpa perlu direpotkan pemasangan daya. Kebutuhan ini sudah tersedia di berbagai macam IP Camera sehingga proses instalasi dan pemasangan menjadi semakin mudah.

Contoh topologi IP Camera/IP CCTV dengan Switch POE

cctv

Contoh topologi IP Camera/IP CCTV dengan NVR POE

cctv

Contoh topologi IP Camera/IP CCTV dengan P2P – Point to Point Wireless

Informasi Lainnya: Security Camera – CCTV

IP Camera

Contoh topologi IP Camera dengan Stand Alone Mode

IP Cam

Cara Kerja IP Camera – IP CAM

IP CAM

  • Gambar di tangkap oleh lensa camera, lalu sinyal gambar di kirim ke CCD Module.
  • CCD module merubah sinyal gambar menjadi signal digital kemudian di kirim ke DSP Module.
  • DSP module memproses sinyal digital adapun output dari proses ini adalah signal yang tercompresi. Mode compresinya tergantung dari fitur module ini.
  • Mikro Computer adalah module utama yang mengatur IP Cam ini, mulai dari loading dan booting data, read/write ke media penyimpanan baik internal (Disk on chip) maupun media external berupa memory card. Melalui module ini Aplikasi mini webserver di jalankan, sehingga proses config/setting di mungkinkan melalui Web GUI. Module ini juga berfungsi sebagai encoder dan dekoder data, contohnya encoder dan dekoder controler data dari ethernet module atau Wifi module. Spesifikasi dari prosessor dan RAM pada module ini mempengaruhi performa kerja dari IP Cam ini.
  • POE module pada IP Cam berfungsi untuk mendapatkan tegangan suply DC dari Ethernet port, selain dari sumber external berupa jack DC female berukuran 5mm.

Teknologi ONVIF pada IP Camera / Video Surveillance

ONVIF atau Open Network Video Interface Forum adalah standarisasi interface untuk Video Managemen Sistem. ONVIF ini adalah sebuah protocol untuk menyatukan perbedaan dari berbagai macam protokol di IP Camera atau peralatan yang berbasis pada Video Surveillance. Sehingga memungkinkan berbagai macam perbedaan merk atau brand IP Camera dapat saling support/terhubung dengan protokol ini.

ONVIF di rilis pada tahun 2008, dimulai oleh Axis, Bosch Security Systems, dan Sony. ONVIF terbuka untuk pabrikan, pengembang software, konsultan, sistem integrator, dan pengguna akhir serta pihak-pihak lain yang tertarik untuk berpartisipasi. Hal-hal yang mendasari ONVIF, menjadi standarisasi komunikasi antar-perangkat pada jaringan.

Dengan protocol ONVIF salah satunya memungkinkan kita untuk melakukan video streaming dari IP Camera atau perangkat Video Surveillance lainnya dalam mode URL melalui WEB Browser atau dengan Aplikasi yang mendukungnya.

Teknologi P2P Cloud pada IP Camera dan NVR

P2P Cloud CCTV

Teknologi P2P Cloud atau yang disebut Peer to Peer Cloud adalah sebuah fitur yang disediakan oleh vendor atau produsen dari DVR, NVR, IP Camera atau peralatan Video Surveillance lainnya agar peralatan tersebut yang berada pada jaringan private/local bisa di akses melalui jaringan internet publik tanpa harus memiliki IP Publik internet statik.

Menggunakan fitur P2P cloud access ini merupakan cara paling mudah agar kamu bisa mengakses DVR, NVR dan IP Camera CCTV dari manapun berada menggunakan internet, cara ini tidak memerlukan settingan yang rumit kamu hanya perlu memberi akses internet ke DVR/NVR CCTV atau IP Camera CCTV. Instal P2P Aplikasi pada smartphone, PC atau Laptop lalu setting akun cloud p2p dengan memasukan Serial number (SN) perangkat, atau scan QR code pada perangkat kamu, maka kamu bisa mengakses DVR/NVR CCTV dan IP Camera CCTV dengan mudah.


Informasi terkait lainnya:
Chat WhatsApp
WhatsApp